Inhu - Lebih dari seratus orang warga desa Penyaguhan Kecamatan Batang Gansal kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), berunjuk rasa di Kantor Bupati Inhu, Pematang Reba, Kamis (26/03/15).
Dalam aksi itu, warga yang menjadi korban penggarapan lahan yang dilakukan PT Palma 1 anak dari PT Duta Palma Nusantara (DPN) menuding Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Inhu, Ir Hendrizal sebagai pejabat pembohong.
Pantauan dilapangan, warga yang membawa spanduk sambil berorasi, mereka tak sanggup lagi menghadapi kekuatan Duta Palma yang merampas lahannya sehingga menuntut Kadisbun Ir Hendrizal agar menepati janjinya untuk turun ke lokasi guna menyelesaikan sengketa lahan warga dengan PT Palma 1.
"Mana janjimu Kadisbun (Hendrizal), ini rekaman kata-kata yang keluar dari mulutmu," teriak Koordinator Aksi, Shafrudin saat aksi itu.
Menurut Shafrudin, sebelumnya warga juga pernah demo, dan saat itu dijanjikan Hendrizal akan turun ke lapangan melakukan pengecekan lahan seluas 600 hektar milik warga desa Penyaguhan yang saat ini dikuasai oleh PT Palma 1.
"Katanya mau turun ke lapangan, tapi Kadisbun (Hendrizal) hanya sampai ke kantor desa melihat peta dan tak pernah turun ke lapangan," keluh Shafrudin.
Dalam aksi itu, warga meminta agar dipertemukan dengan Kadisbun Inhu Hendrizal. Selanjutnya pihak Pemkab Inhu meminta lima orang perwakilan warga menyampaikan aspirasinya di ruang rapat kantor Bupati Inhu.
Kelima perwakilan warga ini disambut Wakil Bupati Inhu H Harman Harmani dan Kadisbun Inhu Ir Hendrizal. Saat pertemuan, Kadisbun Inhu Ir Hendrizal kembali berjanji akan turun ke lokasi lahan milik warga pada Selasa (31/03/15) pekan depan.
Janji tersebut dituangkan dalam kesepakatan yang ditandatangani bersama oleh warga dan Pemkab Inhu.
"Saya akan turun hari Selasa, kita akan melakukan pengecekan dan pengukuran atas lahan milik warga," ucap Ir Hendrizal saat itu.***

home
Home
Posting Komentar