News Update :
Home » » Karyawan PTPN V Kena Bacok Saat Demo Warga Kelayang di Inhu

Karyawan PTPN V Kena Bacok Saat Demo Warga Kelayang di Inhu

Penulis : admin on Senin, 30 Maret 2015 | Senin, Maret 30, 2015

terluka akibat demo

Inhu - Saat aksi unjuk rasa ratusan warga dari Desa Morong dan Desa Bongkal Malang Kecamatan Kelayang bersama Desa Kuala Lala dan Desa Pasir Kelampaian Kecamatan Sei Lala Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) di areal Afdelling VII PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V, Rabu (25/03/15) lalu ternyata memakan korban luka.

Didapat kabar, SA, salah satu security PTPN V, terkena bacokan benda tajam saat itu.‬ Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki dan mencari pelaku pembacokan tersebut.

"Masih kita cari, kita tidak tahu siapa karena pada saat itu ramai orang di sana," ungkap Kabag Humas Polres Inhu, Iptu Yarmen Djambak, Minggu (29/03/15).
Atas kejadian itu, SA dilarikan ke Puskesmas di Sei Lala yang kemudian dirujuk ke salah satu rumah sakit di Pekanbaru.

Perseteruan PTPN V dengan warga 4 Desa ini, diduga akibat adanya oknum yang ingin menguasai lahan yang telah diberikan kepada pihak koperasi.
"Masalah ini sudah puluhan tahun, hingga kini tak ada penyelesaiannya," kata Kepala Koperasi Unit Desa (KUD) Indragiri Mahkota Gading, Dasril.

Diceritakannya, pada tahun 2004 lalu, PTPN V telah menandatangani kesepakatan melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak koperasi yang memberikan lahan seluas 1031 hektar.‬

‪Dari jumlah itu, disepakati sebanyak 40 persen atau sekitar 431 hektar untuk koperasi dan 60 persen atau 600 hektar untuk kebun inti (Plasma) PTPN V. Hasil dari lahan 431 hektar itu, dikelola oleh koperasi untuk 1107 Kepala Keluarga (KK).‬

‪"Harusnya, 1107 KK itu lah yang menikmati hasilnya, tapi muncul oknum yang bertanggung jawab yang berusaha menguasai lahan itu. Padahal, sudah dibentuk tim untuk menyelesaikan sengketa itu," ungkap Dasril.

Tim itu, diketuai oleh Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) saat itu. Namun hingga kini, masalah tersebut belum ada solusi sehingga bentrok yang mengakibatkan jatuhnya korban luka.

‪Diketahui, saat bentrok itu, Camat, Polisi dan warga bertemu di Kantor Camat Sei Lala untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Kita sudah koordinasi soal pengamanan. Hasilnya akan ditindaklanjuti pada pertemuan di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Inhu pada Selasa (31/03/15) mendatang ," kata Camat Sei Lala, Yus Amrina.

Terkait unjuk rasa tersebut, Humas PTPnN V Friando Panjaitan mengaku akan menanggung biaya perawatan security tersebut. Pihaknya juga menyiapkan langkah antisipasi jika ada aksi susulan.

"Korban SA, pasti kita rawat. Kita sudah koordinasi dengan pihak kepolisian guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan," kata Friando.*** ( brc )
Share this article :

Posting Komentar

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. Ekspos Riau . All Rights Reserved.
Design Template by # | Support by creating website | Powered by Blogger