JAKARTA - Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan MSi, mendukung penuh program Nusantara Sehat yang digagas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI). Dukungan itu diwujudkan dengan turut menanda tangani Surat Pernyataan Komitmen antara Menkes RI dengan 48 Bupati/Walikota Daerah Perbatasan se-Indonesia yang berlangsung di Hotel Bina Karna Jakarta, Rabu (25/3/2015).
Acara tersebut juga diikuti oleh perwakilan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Perempuan, Kemendagri, Kementerian Kelautan, Badan Pengelola Perbatasan, Bupati/Walikota serta Kepala Dinas Kesehatan.
Menkes RI Nila Djuwita F Moeloek Sp M, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh komitmen dari Kepala Daerah dalam mendukung pembangunan kesehatan khususnya didaerah perbatasan dengan Negara-negara tetangga melalui program Nusantara Sehat.
"Saat ini juga masih banyak tantangan kesehatan di Indonesia yang harus diselesaikan. Bukan hanya masalah kesehatan langsung, tapi juga yang berasal dari luar kesehatan. Diantaranya akses air minum yang masih belum memenuhi seluruh lapisan masyarakat, meningkatnya jumlah perokok usia 10 tahun keatas, serta proporsi asupan nutrisi anak dari sayur dan buah-buahan. Faktor determinan ini juga sangat menentukan pencapaian target pembangunan kesehatan," ujar Menkes.
Untuk itu, Menkes berharap kepada Kepala Daerah untuk memberikan perhatian serius pada permasalahan kesehatan. Terlebih dengan sudah beralihnya masalah kesehatan dimana pada tahun 90-an Indonesia dihadapkan pada masalah penyakit menular. Namun kini penyakit tidak menular semakin menghantui, tercatat angka kematian manusia Indonesia yang disebabkan oleh penyakit tidak menular mencapai 58 persen.
"Ini sangat berhubungan dengan prilaku hidup tidak sehat, kurang asupan gizi, olahraga, merokok dan konsumsi alkohol," jelasnya.
Selain itu juga kata Menkes, akibat kurangnya asupan nutrisi pada bayi usia dini bisa mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan dan penurunan IQ anak Indonesia. Dan menurutnya, masalah ini perlu disikapi serius oleh seluruh Kepala Daerah.
"Pemerintah daerah diharpakan agar melihat permasalahan kesehatan secara holistik, mulai dari siklus bayi sampai manula. Selain itu akses pendukung air bersih, listrik, pendidikan juga harus dituntaskan," paparnya.
Dijelaskan juga olehnya, bahwa pada saat tahun 2015 ini Indonesia sudah memiliki jaminan kesehatan sesuai dengan visi dan misi Presiden, salah satunya melalui Program Indonesia Sehat yang terdiri dari 3 komponen, melakukan penguatan layanan kesehatan, jaminan kesehatan nasional, dan mewujudkan paradigma sehat.
"Dalam rangka menguatkan layanan kesehatan didaerah terpencil perbatasan, Kementerian Kesehatan akan menempatkan tim tenaga
kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan lingkungan, tenaga labor, dan kefarmasian yang berusia dibawah 30 tahun. Tim ini akan bekerja untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat yang ditempatkan langsung diwilayah terpencil, untuk mewujudkan layanan kesehatan primer yang terjangkau oleh setiap anggota masyarakat dipelosok nusantara," jelas Menkes lagi.
Dijelaskan lebih dalam oleh Menkes, bahwa untuk pemberangkatan Tim tersebut akan dilaksanakan 29 April 2015. Dan Implementasi di tingkat Kabupaten, mengisyaratkan kesiapan layanan kesehatan, sarana-prasarana, alat managemen, dan ketersediaan SDM yang dikemas dalam program agar menghasilkan layanan kesehatan yang berkwalitas.
"Untuk tahun 2015 ini, Program Nusantara Sehat akan difokuskan di Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga," tutupnya.
Menyikapi hal itu, Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan MSi, yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Dr Irwan Suhendi dan Kabag Humas Eri Suhairy, menyatakan jika Pemkab Meranti mendukung penuh program Nusantara Sehat yang dijalankan oleh Kementerian Kesehatan RI tersebut. Menurutnya pula, hal itu sejalan dengan program Pemda Meranti dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Khususnya yang berada di Pedesaan yang cukup sulit diakses.
"Saat ini, Kepulauan Meranti sudah menuju kesana dengan memperbaiki akses jalan, air bersih juga telah diupayakan melalui program PAMSIMAS yang sudah masuk ke beberapa Desa, dan Perumahan Sehat Layak Huni. Intinya semua sektor yang dijalankan Pemda Meranti sudah selaras dengan program Kemenkes RI," jelas Bupati.
Sementara menyangkut persiapan menerima Tim Kesehatan Kemenkes RI, dikatakan Kadiskes Meranti Dr Irwan, bahwa Meranti sudah siap menerima baik dari segi fasilitas maupun SDM.
"Kita sudah siap untuk menerima Tim Nusantara Sehat, baik disarana dan prasarana, peralatan seperti terlihat kita sudah banyak membangun Puskesmas," jelasnya.
Dijelaskannya juga, bahwa nantinya Tim Nusantara Sehat akan ditempatkan di Tanjung Samak Kecamatan Rangsang yang secara sarana dan prasarana sudah cukup memadai. Dan Tim yang akan diturunkan minimal berjumlah 5 orang terdiri dari dokter, bidan, tenaga gizi, tenaga Analis Kesehatan yang akan bekerja selama 2 tahun.
"Kita berharap dengan pengimplementasian program ini dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat meranti," harapnya.***

home
Home
Posting Komentar