PEKANBARU-Untuk memastikan kesiapan Ujian Nasional (UN) Computer Best Test (CBT) tahun ini, Plt Kadisdik Riau, Dwi Agus Sumarno meninjau sejumlah sekolah di Pekanbaru. Dwi juga menyempatkan diri melakukan tinjauan ke SMA Cendana, Rumbai, Kamis (26/03/15).
"Peninjauan itu kami lakukan untuk melihat sejauh mana kesiapan sekolah, mulai dari sarana dan prasarana kelengkapan komputer, server, ruangan dan kelengkapan lainnya. UN CBT ini juga baru pertama kali dilaksanakan," kata Dwi kepada media disela melakukan peninjauan.
Menurutnya, sebelum UN CBT digelar 13 April mendatang, sekolah juga diwajibkan melakukan simulasi UN CBT kepada siswa. Hal ini dilakukan agar saat pelaksanaan UN CBT nanti, siswa tidak bingung jika ada gangguan yang terjadi. Dalam simulasi itu, siswa harus di tes dengan beberapa tahapan. Tahap pertama dilakukan sempurna tanpa gangguan, tahap kedua dilakukan dengan disertai gangguan suara, lalu tahap ketiga dengan gangguan mati lampu dan pada simulasi keempat dilakukan lagi tanpa gangguan.
"Sekolah yang telah ditunjuk oleh pusat menggunakan sistem UN CBT dianjurkan untuk melakukan simulasi, baik dalam kondisi normal maupun gangguan. Hal ini bertujuan agar siswa tidak bingung jika waktu UN nanti ada gangguan yang terjadi. Apalagi UN CBT ini membutuhkan tingkat konsentrasi tinggi, berbeda dengan pelaksanaan UN yang menggunakan kertas," ungkapnya.
Di lokasi yang sama, Kepala SMA Cendana Pekanbaru, Hamsah mengaku bawah sekolah yang dipimpinnya telah siap untuk melaksanakan UN CBT. Sejumlah persiapan, seperti komputer, ruangan dan lain sebagainya dipastikan tak ada kendala. Sementara itu, sebelumnya, Rabu (25/03/15) kemaren, Dwi juga telah meninjau kesiapan UN CBT di SMK Muhamadiyah 2 Pekanbaru dan SMAN 8 Pekanbaru. Ia menilai, dua sekolah itu sudah tidak memiliki kendala apapun dalam kesiapan UN CBT.***(gas)

home
Home
Posting Komentar