PEKANBARU, GORIAU.COM - Lawatan ke sekolah dasar (SD) menjadi rangkaian kegiatan bagi 12 guru kanan (senior) Bahasa Melayu dari negara jiran Singapura yang mengikuti Program Penyerapan Bagi Guru Kanan 2015 di Provinsi Riau.
Adapun SD yang mendapat kesempatan dilawat para guru kanan Bahasa Melayu Singapura yaitu SD Negeri 83 di Jalan Pontianak dan SD Negeri 06 di Jalan Pepaya Pekanbaru.
Lawatan para guru kanan Bahasa Melayu Singapura ke SD Negeri 83 Pekanbaru di Jalan Pontianak, Tangkerang Utara Pekanbaru dilakukan Rabu pagi (25/3/2015), yang dipimpin langsung oleh Encik Mohamed Noh Daipi, selaku Pengarah Pusat Bahasa Melayu Kementrian Pendidikan Singapura dan Dr. Fadillah Isnin selaku guru pakar Bahasa Melayu Pusat Bahasa Melayu Singapura.
Kedatangan rombongan dari negara jiran Singapura di salah satu SD unggulan di Pekanbaru ini disambut di muka pintu gerbang SD dengan lantunan salawat kepada Nabi Muhammad SAW yang disampaikan sejumlah murid SD ini.
Kedatangan para guru kanan Bahasa Melayu Singapura di SD Negeri 83, diterima oleh Kepala Sekolah Dra. Eliana, M.Pd, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Bukitraya Ahmad, Pengawas Sekolah dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Maswar Idris, dan Ketua Komite Sekolah Adwiyar.
Pengarah Pusat Bahasa Melayu Kementrian Pendidikan Singapura Encik Mohamed Noh Daipi dalam sambutannya mengaku sangat senang dan berbesar hati diterima di SD 83 Pekanbaru. "Kami senang dan sangat berbesar hati diterima di sekolah ini," kata Mohamed.
Menurut Mohamed, lawatan para guru bantu Bahasa Melayu Singapura selama sekitar 10 hari dari tanggal 18 sampai 27 Maret 2015 bertujuan untuk menambah pengetahuan di bidang sastra, budaya, dan Bahasa Indonesia. ''Kami juga ingin tahu akar sejarah Melayu di Riau, termasuk juga sejarah Johor Riau dan bagaimana bahasa Indonesia diajarkan kepada para murid di sekolah''.
Kepala Sekolah SD Negeri 83 Pekanbaru Dra. Eliana, M.Pd berharap lawatan para guru kanan Bahasa Melayu Singapura ini dapat meningkatkan silaturahmi dan kerja sama khususnya di bidang pendidikan antara Riau dan Singapura.
''Singapura merupakan negara yang maju, barangkali akan banyak hal yang bisa kami pelajari bagaimana Singapura meraih kemajuan,'' kata Eliana.
Dalam lawatannya ke SD 83 Pekanbaru ini para guru kanan Bahasa Melayu Singapura melihat secara langsung pengajaran Bahasa Indonesia di kelas dan berinteraksi langsung dengan guru-guru Bahasa Indonesia dan para murid.
Bahkan sejumlah murid menunjukkan kebolehannya dalam mengarang dan membaca puisi, syair, sampai menulis surat resmi.
Sesuai jadwal, hari ini, Kamis pagi (26/3/2015), para guru kanan Bahasa Melayu Singapura melawat ke SD Negeri 06 Pekanbaru di Jalan Pepaya Pekanbaru dengan kegiatan yang sama melihat secara langsung pengajaran Bahasa Indonesia bagi murid di SD.
Sementara pada siang harinya, pukul 13.30 WIB, bertempat di Balai Adat Melayu Riau Jalan Diponegoro 39 Pekanbaru akan dilaksanakan Sesi Refleksi, Pascaperbincangan, Penyampaian sijil [piagam] dan acara penutupan. Selanjutnya, Jumat petang (27/3/2015), para guru kanan Bahasa Melayu Singapura dijadwalkan pulang kembali ke Singapura. (rls)

home
Home
Posting Komentar