News Update :
Home » » Dua Saksi Diperiksa Terkait Pencabulan Murid oleh Oknum Kepsek di Rohul

Dua Saksi Diperiksa Terkait Pencabulan Murid oleh Oknum Kepsek di Rohul

Penulis : admin on Minggu, 29 Maret 2015 | Minggu, Maret 29, 2015

pencabulan

PASIR PANGARAIAN - Dua saksi sudah dimintai keterangan terkait kasus dugaan pelecehan seksual  dengan terlapor oknum Kepala SMP Negeri Kecamatan Bangun Purba berinisial, Hmd terhadap siswinya berinisial NS (13). 
 
Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono SIK,M.Hum melalui Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Rachmad Muchamad Salihi SIK mengungkapkan kasus pelecehan tersebut, dua saksi sudah dimintai keterangan yakni ibu korban sendiri, serta salah seorang guru yang melihat oknum Kepsek dan NS keluar dari ruangan.

"Hingga kini, kita belum tetapkan Hmd sebagai tersangka. Karena alat bukti masih kurang. Kita masih membutuhkan saksi lain. Terlapor sendiri baru akan dipanggil pekan depan," kata AKP Rachmad, Jumat (27/3/15) petang.

Kasat Reskrim Polres Rohul mengakui hasil visum sudah diterima oleh penyidik dari RSUD Pasirpangaraian. Namun demikian, dirinya belum membaca isi hasil visum tersebut.

Kasat juga menjelaskan, bila keterangan saksi sudah cukup. Sedangkan terlapor, Hmd sudah diperiksa. Penyidik akan lakukan gelar perkara, untuk mengetahui apakah terlapor yang kini masih berstatus saksi patut ditetapkan tersangka atau tidak.

Kata Rachmad lagi, dari laporan perkara nomor LP13/III/2015/Res Rohul, dugaan pelecehan dengan terlapor oknum Kepala SMP Negeri berinisial Hmd terjadi pada Rabu (11/3/15) lalu. Namun, perkara baru dilaporkan keluarga NS ke Polres Rohul Senin (23/3/15) lalu.

Berdasarkan laporan korban ke Penyidik, pertama kali terlapor Hmd, diduga sudah lakukan pelecehan terhadap siswinya di ruang kelas saat korban piket membersihkan ruangan sekitar pukul 06.30 Wib, saat sekolah masih sepi. Saat korban membersihkan ruangan kelas, dari belakang Hmd menghampiri NS. Oknum ini langsung meraba, memeluk, dan mencium tubuh korban.

Masih di hari sama, oknum Kepsek itu menyuruh siswinya untuk bersihkan ruangan laboratorium sekolah. Di ruangan itu, lagi-lagi Hmd juga lakukan perbuatan yang tak pantas kepada siswinya yang masih duduk di bangku Kelas I SMP ini.

Selain itu, sepulang sekolah, korban NS lalu menceritakan perlakuan tidak senonoh Hmd. Ibu korban berinisial MS tidak terima, lalu bersama korban, sang ibut melaporkan dugaan pelecehan ke Polres Rohul.

Dimana sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rohul H M Zen mengaku bahwa kasus dugaan pelecehan dilakukan oknum Kepala SMPN terhadap siswinya sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Namun demikian, Penyidik Polres Rohul masih tetap melanjutkan kasusnya.(sr3,hr. fr)
Share this article :

Posting Komentar

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. Ekspos Riau . All Rights Reserved.
Design Template by # | Support by creating website | Powered by Blogger