PASIRPANGARAIAN- Sekitar 182 pelajar Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dari 14 kecamatan mengikuti seleksi sebagai calon siswa SMP Negeri Tahfiz Madani Islamic Center Pasirpangaraian pada tahun ajaran baru 2015/2016, Rabu (25/3/15). Dari seleksi itu, hanya 52 siswa yang akan diterima.
Ratusan murid SD yang mengikuti seleksi merupakan murid kelas VI SD, perwakilan dari berbagai sekolah di 14 kecamatan di Kabupaten Rohul. Sementara, Kecamatan Kabun dan Kecamatan Bonaidarussalam tidak mengutus murid SD terbaiknya.
Para murid SD ini akan mengikuti seleksi ketat sebagai calon siswa SMPN Tahfiz Madani pada tahun ajaran baru tahun ini. Syarat utamanya, calon siswa harus bisa membaca Alquran. Pengumuman sendiri baru dilakukan pada 4 April 2015 akan datang.
Seleksi calon siswa SMPN Tahfiz Rohul di Convention Hall Masjid Agung Madani Islamic Center Pasirpangaraian dibuka Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rohul Muhammad Zen, turut dihadiri Pengurus Badan pengelola Masjid Agung Madani Pasirpangaraian Anisbar, serta kalangan orang tua calon siswa.
Pembina SMPN Tahfiz Madani Islamic Center Ahmad Supardi Hasibuan, juga Kakan Kemenag Rohul memastikan proses seleksi calon siswa baru SMPN Tahfiz Madani dilakukan secara ketat, tidak ada istilah titipan, atau mengutamakan anak pejabat.
"Ini murni anak yang punya bakat dan kemampuan. Bila ada bermain atau titipan, tentu target tidak akan pernah tercapai," kata Supardi kepada riauterkini.com, Rabu.
Supardi menambahkan, pasca menjadi siswa SMPN Tahfiz Madani nanti, dalam satu tahun, siswa meski bisa menghafal ayat Alquran sebanyak 5 juz. Setelah tamat dari sekolah tahfiz nanti, mereka benar-benar bisa menghafal 30 juz ayat Alquran.
Sementara itu, Kepala SMPN Tahfiz Madani Islamic Centre Pasirpangaraian Bakhtiar mengatakan dari seleksi itu hanya diterima 52 siswa. Mereka akan dibagi dalam dua ruangan atau 26 siswa per ruangan.
Pada tahap seleksi, calon siswa baru akan mengikuti tes tertulis, kelancaran membaca Alquran, Tahfiz dan hafalan ayat Alquran.
Baktiar menambahkan, panitia seleksi akan fokus menilai kefasihan calon siswa dalam membaca Alquran, tajwid, lagu dan suara hafalan Alquran. Hal itu dilakukan agar siswa yang terjaring benar-benar siswa terbaik untuk dididik di sekolah tahfiz.***

home
Home
Posting Komentar